Rekap PesananExcelOnline ShopUMKM

Cara Rekap Orderan di Excel untuk Online Shop (+ Contoh Kolom)

Cara rekap orderan di Excel atau Google Sheets untuk online shop: susunan kolom, rumus dasar, dan batasan rekap manual yang perlu kamu tahu.

Oleh Migas
Cara Rekap Orderan di Excel untuk Online Shop (+ Contoh Kolom)

Excel atau Google Sheets adalah alat rekap pertama hampir semua online shop. Gratis, fleksibel, dan semua orang bisa memakainya.

Tapi banyak yang rekapnya asal-asalan: kolom berubah-ubah, data dobel, dan akhirnya malah bingung sendiri.

Di artikel ini kita bahas cara rekap orderan di Excel yang rapi — plus kapan Excel mulai tidak cukup.


Susunan Kolom yang Disarankan

Buat satu sheet bernama Orderan, dengan kolom:

Kolom Contoh
Tanggal 12/06/2026
Nama Customer Ibu Sari
No. WhatsApp 0895xxxx
Produk Hijab Pashmina
Varian Nude
Jumlah 2
Harga Satuan 60.000
Total 120.000
Status Bayar Lunas
Status Kirim Dikirim
No. Resi JX123456
Channel WhatsApp

Aturan pentingnya:

  • satu baris = satu pesanan
  • jangan menggabungkan dua order dalam satu sel
  • isi langsung setelah konfirmasi, jangan ditunda

Rumus Dasar yang Membantu

Total otomatis per baris:

=Jumlah * Harga_Satuan

Omzet bulan berjalan:

=SUM(kolom Total)

Jumlah order per status:

=COUNTIF(kolom Status Bayar; "Belum Bayar")

Produk terlaris: gunakan Insert → Pivot Table, baris = Produk, nilai = SUM Jumlah.

Tidak perlu rumus rumit. Empat hal di atas sudah menjawab pertanyaan terpenting: berapa omzetku, siapa yang belum bayar, dan produk apa yang paling laku.


Pisahkan Sheet Data Customer

Buat sheet kedua bernama Customer:

Kolom Contoh
Nama Ibu Sari
No. WhatsApp 0895xxxx
Kota Bandung
Jumlah Transaksi 3
Total Belanja 540.000
Terakhir Order 12/06/2026

Data ini berguna untuk follow up customer — menghubungi pelanggan setia jauh lebih murah daripada mencari pembeli baru.


Kebiasaan yang Membuat Rekap Excel Berhasil

  1. Rekap di waktu yang sama setiap hari — misalnya setiap malam setelah toko tutup.
  2. Gunakan format order saat menerima pesanan — data dari customer sudah terstruktur, tinggal salin. Contohnya di template format pesanan online shop.
  3. Satu file saja — jangan membuat file baru tiap bulan tanpa arsip yang jelas.
  4. Backup otomatis — pakai Google Sheets supaya tersimpan di cloud dan tidak hilang saat HP atau laptop rusak.

Batasan Rekap Manual di Excel

Excel cukup sampai titik tertentu. Masalah mulai muncul saat:

  • Order ramai — memindahkan data dari chat ke spreadsheet satu per satu bisa makan 1–2 jam per hari
  • Human error — salah ketik angka, baris kelewat, data dobel
  • Multi admin — dua orang mengedit file yang sama, datanya tabrakan
  • Multi channel — order dari WhatsApp dan Instagram harus disalin dari dua aplikasi berbeda

Tanda-tanda lengkapnya pernah kita bahas di cara rekap pesanan online shop.

Kalau sudah di tahap itu, rekap otomatis lewat aplikasi pengelola pesanan akan menghemat waktu berjam-jam — order tercatat langsung dari chat, dan tetap bisa diexport ke Excel kapan saja.


Kesimpulan

Rekap orderan di Excel itu layak dilakukan sejak order pertama:

  • satu baris satu pesanan
  • kolom konsisten
  • rekap di jam yang sama setiap hari
  • pisahkan data customer

Mulai dari Excel, dan saat ordermu sudah ramai, naik kelas ke sistem yang otomatis. Yang penting: jangan pernah mengandalkan ingatan dan scroll chat.

Kelola toko online sendiri

dipesanaja membantu UMKM mengatur katalog, pesanan, stok, dan pelanggan dalam satu dashboard.